Tiga Disain sampul buku yang unik

Berbicara sampul buku tentu saja akan berbicara tentang bagaimana sebuah cabang seni, terutama ilustrasi, dipakai untuk menghias bagian luar dari sebuah buku. Ilustrasi di sini tidak hanya dipakai untuk merepresentasikan keseluruhan isi buku, namun juga menjadi saluran bagi seniman untuk mengeluarkan ide dan basis-basis visual yang menopang gambar yang dipakai untuk ilustrasi. Di berbagai belahan dunia, pernah lahir sampul-sampul buku yang tidak hanya berfungsi sebagai “penghias” (mempercantik tampilan buku), melainkan juga berfungsi sebagai seni.

Nah, setidaknya ada lima jenis sampul buku yang memang benar-benar menarik hati dan sesuai dengan konteks tema yang ingin disodorkan sebuah buku. Berikut tiga sampul buku unik yang bakal membuat semua orang jatuh cinta.

1. Urban Secrets

tea-hee-onhitsKabarnya buku ini terdiri dari 80 halaman yang membuat rangkaian fotografi bertema gedung-gedung terbengkalai seperti mansion, kastil, dan pabrik-pabrik yang sudah ditutup. Setiap foto memuat keterangan mengenai sejarah bangunan, dan ditulis dalam bahasa Belanda dan Inggris. Yang menarik adalah, buku ini dicetak dalam kualitas terbaik, dengan jenis kertas terbaik dan finishing lustre. Buku yang memuat karya fotografer Wigo Worselling ini terdiri dari empat buku, yang masing-masing sampulnya digarap oleh Katie Haynes. Sampulnya sendiri unik karena memanfaatkan teknik paper cutting yang dikombinasikan dengan ilustrasi di atas sampul buku.

2. Outstanding America

oustanding-america-onhitsLowpoly paper merupakan sebuah jenis teknik di mana penggunaan kertas menjadi matra utamanya. Kertas disusun sedemikian rupa hingga membentuk objek tiga dimensi tertentu. Nah, teknik ini digunakan persis pada sampul buku Outstanding America, yang sampulnya digarap oleh Hansel Gonzalez. Tampak jelas bahwa bagian atas sampul buku memanfaatkan teknik Lowpoly Paper, sementara bagian bawahnya dihiasi dengan elemen huruf dan visual kecil berwarna merah. Dalam sejarahnya, sampul buku tersebut pernah diikutkan ke Book Wave Festival di Rio de Janeiro pada tahun 2013.

3. Tea-Hee

tea-hee-onhitsSampul buku bukan hanya soal ilustrasi yang dipakai untuk menghias bagian depan dan belakang buku, melainkan juga soal bagaimana sebuah buku dijilid. Teknik jilid buku Tea-Hee sendiri sangat unik karena memanfaatkan jahitan benang untuk menyatukan halaman demi halaman yang disodorkan oleh buku tersebut. Bukunya sendiri bercerita tentang dunia teh dan kerajinannya, yang disajikan dalam tiga bab penuh ilustrasi. Warna yang digunakan untuk sampulnya terlihat sangat lembut dan hidup. Dunia minum teh bukan hanya soal meminum secangkir teh sampai habis, melainkan juga berkaitan dengan seni membuat teh yang membutuhkan ketelatenan tangan dan kreasi maksimal. Sampul buku Tea-Hee berbentuk hardcover di mana ilustrasi disapukan di atas kertas tebal. Sangat menarik, oleh karena konsep bukunya sendiri yang matang, dari segi konten maupun dari segi eksekusi.