Gawat, Proyek CERN Bisa Telan Bumi

Selama ini, mega proyek pembangkit nuklir telah dikenal melalui film-film Hollywood. Saat ini, proyek CERN atau Centre Eropèen pour la Recherche Nuclèarie yang berbasis di Jenewa telah menunjukkan aksinya dengan beberapa riset terbaru, seperti rencana untuk melakukan ledakan besar atau Big Bang. Berbagai terobosan telah disiapkan oleh CERN untuk mewujudkan ambisi ini, salah satunya dengan menciptakan partikel Higgs boson yang lebih dikenal dengan “Partikel Tuhan”. Partikel ini berhasil diciptakan oleh mesin LHC (Large Hadron Collider) yang telah diperbaiki sejak dua tahun lalu. Praktis saja, para ilmuwan CERN akan terus berusaha menjebolkan mega proyek ini di masa yang akan datang.

Proyek CERN yang merencanakan tabrakan dahsyat di alam semesta ini, tentu saja memiliki risiko yang sangat membahayakan makhluk di bumi, termasuk manusia. Ilmuwan CERN berusaha keras untuk melihat reaksi alam setelah ledakan Big Bang dengan menciptakan black hole di bumi. Seluruh dunia mengetahui bahwa ledakan Big Bang proyek CERN berpotensi untuk membahayakan kehidupan umat manusia di bumi. Kabarnya, mega proyek CERN bisa telan bumi dalam hitungan detik saja. Black hole atau lubang hitam merupakan benda luar angkasa yang berbentuk seperti sebuah lubang dengan gaya gravitasi yang sangat kuat. Gaya gravitasi yang dimiliki dapat menyedot benda apa pun yang berada di sekitarnya, termasuk bintang. Apalagi, bintang seukuran bumi yang tidak lebih besar dari ukuran planet Jupiter. Karena terlalu besarnya gaya gravitasi yang ditimbulkan, diperkirakan proyek CERN bisa telan bumi beserta isinya ke ruang dimensi lain. Sangat mustahil benda yang telah tertelan back hole akan kembali lagi di tempat sebelumnya. Sungguh mengerikan!

Setelah berhasil menciptakan dimensi ruang waktu melalui ledakan Big Bang, fisikawan CERN memperkirakan akan adanya makhluk dari dimensi lain menghuni planet bumi, yaitu Nephilim. Peradaban manusia akan musnah dan digantikan oleh Nephilim, makhluk raksasa seperti sediakala sebelum adanya evolusi. Dengan kata lain, para ilmuwan CERN berusaha untuk membuktikan teori Big Bang awal mula terbentuknya makhluk di planet bumi. Direktur utama organisasi CERN memaparkan bahwa hasil penelitian akan disempurkan dan diuji cobakan pada 25 Maret 2054. Perkiraan waktu ini akan membuktikan hipotesis yang selama ini dipercaya oleh khalayak umum. Dan tentu saja, secara otomatis ledakan Big Bang yang akan dilakukan oleh ilmuwan proyek CERN ini bisa menelan bumi dan digantikan dengan kehidupan baru yang masih belum diketahui jelas.

Percaya atau tidak, dalam hal ini, manusia berusaha untuk menandingi kekuasaan Tuhan dalam penciptaan makhluk dan lingkungannya. Partikel-partikel yang telah disiapkan oleh CERN melalui mesin LDH akan segera terbentuk dan difungsikan. Dalam realisasinya di tahun 2054, pertanyaan proyek CERN yang bisa menelan bumi ini akan terjawab.