Mengejutkan, Penggemar Punk dan Metal Ternyata Orang-orang yang Kalem

Baik musik punk maupun musik metal telah dikenal sejak lama sebagai genre musik yang menghantarkan rasa agresif. Kedua genre tersebut tidak jauh-jauh dari predikat musik agresif. Banyak orang menyangka bahwa musik punk maupun metal juga bisa mengubah pendengarnya menjadi orang-orang yang buas dan agresif, namun nyatanya tidak demikian. Memang kebanyakan musik metal adalah jenis musik yang penuh dengan kemarahan, rasa buas, jahat. Dibandingkan dengan melodi melayu mendayu-dayu, musik metal menciptakan jarak yang jelas dan jauh dengan saudaranya itu. Akan tetapi, apakah para pendengar metal adalah orang-orang yang agresif dan buas juga? Tidak juga. Ada sebuah studi yang menyatakan bahwa para pengdengar metal adalah orang-orang yang jauh lebih bahagia.

Dalam sebuah laporan riset di Humboldt State, Ohio, disebutkan bahwa anak-anak yang mendengarkan musik heavy metal tahun 1980-an adalah anak-anak yang lebih bahagia ketika mereka beranjak dewasa. Ini merupakan hasil riset yang setidaknya mengurangi debat tentang efek buruk musik metal pada anak-anak. Di masa lalu, ada banyak penolakan yang ditujukan kepada musik metal, di mana kebanyakan orang tua menganggap bahwa musik metal adalah musik satanis dan mendorong orang untuk melakukan kerusakan dan bunuh diri. Melalui riset terbaru, justru terbukti sebaliknya, bahwa musik metal tidak mengubah seseorang menjadi maniak gila yang senang membunuh. Riset yang sama menyebutkan bahwa orang masalah remaja pada umumnya bisa diselesaikan dengan baik, sebab heavy metal 1980-an membantu seorang muda memperoleh sekaligus memperluas identitasnya.

Studi lain yang diadakan oleh Genevieve Dingle dan Leah Sharman dari Universitas Queensland juga menyebut bahwa musik metal dan hardcore punk memberikan pengaruh yang paradoks bagi pendengarnya. Singkat cerita, kedua jenis musik itu malah menentramkan jiwa pendengarnya. Lalu sebuah publikasi lain dari UQ News menyimpulkan bahwa pendengar musik punk dan metal adalah orang-orang yang seringkali terinspirasi dan sangat tenang di dalam kehidupan mereka. Hasil ini tentu saja sangat kontras dengan temuan sebelumnya, yang berusaha membuat kaitan antara agresivitas dengan musik yang sangat keras. UQ News mengatakan bahwa pendengar metal dan punk bisa mengeksplorasi emosi mereka dengan baik, sehingga mereka lebih sering merasa terinspirasi dan merasa aktif pada saat bersamaan.

Pendek kata, musik metal tidak seburuk seperti yang disangkakan orang-orang. Banyak pendengar mampu meredam kebuasan di dalam diri, menjadikannya inspirasi kekaleman, justru setelah mendengar musik metal. Lebih jauh lagi, musik metal dan punk juga mampu bertindak sebagai katalisator untuk meredakan stress yang seringkali melingkupi kehidupan sehari-hari seorang individu. Apakah Anda adalah seorang penggemar musik punk dan metal? Jika ya, maka bisa dipastikan bahwa Anda adalah orang yang paling bahagia dan punya banyak inspirasi untuk dikembangkan.