Benarkah Manusia Pernah Sampai Ke Bulan?

Seumur hidup kita dalam setiap buku pelajaran yang ada selalu disebutkan bahwa manusia pertama yang melangkahkan kaki di bulan adalah Neil Armstrong (1930 – 2012). Pesawat luar angkasa buatan manusia yang pertama kali mendarat di bulan adalah Apollo 11 pada tahun 1969 dengan awak pesawat Neil Armstrong dan Edwin Aldrin (1930 – ). Misi Apollo 11 adalah bentuk perwujudan dari gol nasional Amerika Serikat yang dicanangkan oleh Presiden John F. Kennedy bahwa Amerika akan mendaratkan manusia pertama kali di bulan pada akhir tahun 60-an.
Ketika pertama kali berjalan di bulan, Neil Armstrong mengatakan kalimat yang kini melegenda yaitu “That’s one small step for a man, one giant leap for mankind”.

Sejak tahun 1970-an Amerika Serikat tidak pernah lagi mendaratkan manusia ke bulan. Hal ini menjadi salah satu penyebab kecurigaan dunia apakah memang benar Amerika Serikat pernah mendaratkan manusia di bulan, meski ada beberapa bukti foto dan rekaman. Banyak yang mengira bahwa klaim AS mendaratkan manusia di bulan hanyalah bualan belaka. Percaya atau tidak itu terserah Anda, tapi uraian berikut adalah teori-teori konspirasi mengenai kebohongan AS mendaratkan manusia di bulan.

1. Bendera AS yang berkibar

Dalam sebuah tayangan live pada saat Neil Armstrong mendarat di bulan para penonton mengklaim mereka dengan jelas melihat bahwa bendera Amerika Serikat yang ditancapkan di bulan berkibar seperti angin. Dalam foto pun tampak bendera memiliki lekukan-lekukan seperti bendera yang berkibar. Masalahnya, tidak ada udara di atmosfer bulan yang bisa menimbulkan angin. NASA memberi penjelesan bahwa lakukan pada bender adalah karena kain yang kusut oleh tempat penyimpanan bendera. Bendera juga terlihat bergerak karena gaya dari astronot saat memegang gagang aluminiumnya.

2. Tidak ada jejak dari LEM (lunar excursion module)

Jika memang pendaratan manusia dilakukan, seharusnya ada jejak dari kaki LEM yang membekas di permukaan bulan. Namun dalam dokumentasi apapun tidak terlihat adanya jejak dari benda berat yang ditelakkan di permukaan bulan. Untuk hal ini NASA memberikan alasan bahwa gravitasi bumi dengan bulan berbeda sehingga gaya tekannya juga berbeda yang menyebabkan LEM tidak meninggalkan jejak di permukaan bulan yang sekeras batu.

3. Arah bayangan benda di mana-mana

Sumber cahaya bulan satu-satunya adalah matahari, jadi seharusnya secara logika arah bayangan hanya mengarah pada satu arah secara paralel. Namun dari foto dokumentasi terlihat arah bayangan benda yang ke segala arah. Hal ini menimbulkan asumsi ada banyak sumber cahaya dan semakin menguatkan teori bahwa “pendaratan manusia di bulan” adalah gambar yang dilakukan di studio film. Penjelasan dari NASA mengenai bayangan adalah karena pegunungan atau bukit yang ada di bulan sehingga mengacaukan arah bayangan yang sebenarnya. Alasan ini banyak diragukan oleh para ahli karena bukit dan pegunungan tidak bisa menghasilkan bayangan seperti pada foto.

4. Tidak terlihat bintang sama sekali

Bumi yang memiliki awan saja kita masih bisa melihat bintang meski tidak sebanyak saat langit cerah. Namun tidak begitu di bulan. Pada semua dokumentasi pendaratan manusia di bulan baik foto maupun dokumen langit bulan tampak sangat bersih tidak ada penampakan bintang satu pun, padahal bulan tidak memiliki awan. NASA memberikan alasan tidak tampaknya bintang pada dokumentasi karena kualitas foto yang buruk. Alasan ini masih diragukan oleh para penganut teori konspirasi karena dengan kualitas gambar yang buruk sekalipun, bintang masih bisa terlihat jika kita mengambil fotonya di bumi.